Bupati Tapteng Kembali Serahkan Tali Asih ke 725 KK Warga Kecamatan Sarudik dan Tukka
15 Desember 2019 - 00:32:58 WIB | Dibaca: 3170x
Tapteng (SIOGE) – Dalam rangka menyambut Hari Natal 25 Desember 2019 dan Tahun Baru 1 Januari 2020, Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani dan Wakil Bupati Darwin Sitompul salurkan tali asih kepada 725 Kepala Keluarga (KK) di dua kecamatan, yakni 500 KK di Kecamatan Sarudik dan 225 KK warga Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) pada Sabtu (14/12/2019).
Bakhtiar Ahmad Sibarani didampingi Darwin Sitompul dan Ketua DPRD Antonius Hutabarat, SP memberikan tali asih kepada 500 KK warga Kecamatan Sarudik di Aula Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga, Kecamatan Sarudik.
Sebelumnya, Bupati diwakili Wakil Bupati memberikan tali asih kepada 225 KK warga Kecamatan Tukka di Balairung Kecamatan Tukka.
Mengawali sambutannya, Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani mengucapkan Selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2020 kepada masyarakat.
"Saya sebagai Bupati bersama Wakil Bupati Darwin Sitompul atas nama Pemerintahan Kabupaten Tapanuli Tengah, dan atas nama pribadi dan keluarga, kami mengucapkan Selamat Hari Natal 25 Desember 2019 dan Selamat Tahun Baru 2020 kepada Bapak, Ibu, Saudara-saudara sekalian, masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah, khususnya warga Kecamatan Sarudik dan Tukka yang merayakannya," kata Bakhtiar Ahmad Sibarani.
Bupati Tapteng menjelaskan bahwa penyerahan tali asih ini merupakan bagian dari tali asih yang diberikan kepada 8.000 kepala keluarga se-Tapteng, masing-masing keluarga akan menerima bantuan tali asih berupa 5 kg Beras, 2 botol Sirup, dan Uang Rp. 200.000. Total tali asih yang akan disalurkan, yaitu Rp. 1,6 milyar, 40 ton beras, dan 16.000 botol sirup.
“Hari ini, untuk warga Kecamatan Tukka kita berikan tali asih ini sebanyak 225 paket dan untuk Kecamatan Sarudik sebanyak 500 paket. Tali asih ini berasal dari bantuan pribadi Bupati dan Wakil Bupati, serta saudara kita ASN Pemkab Tapanuli Tengah umat Kristiani, juga berasal dari perusahaan-perusahaan yang berada di Tapanuli Tengah," jelas Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani.
Bupati juga menyebutkan pemberian tali asih ini telah dilakukan sejak tahun 2018 dan setiap tahunnya akan dilaksanakan selama menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah.
"Perbedaan keyakinan jangan sampai memutuskan tali silaturrahmi di antara kita. Perbedaan agama bukan jadi penghalang bagi kita semua tapi justru menjadi pemersatu kita. Doakan kami agar selalu dilindungi Tuhan Yang Maha Kuasa. Semoga kita semua dilindungi Tuhan. Gunakanlah paket tali asih ini dengan sebaik-baiknya," pesan Bupati.
Selanjutnya, Bupati juga memaparkan selama dua tahun berjalan kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Tapanuli Tengah fokus membangun infrastruktur, seperti jalan dan jembatan, serta sarana dan prasarana yang mendorong percepatan pembangunan sosial ekonomi masyarakat hingga pelosok desa di Tapteng. Pemkab Tapteng juga melakukan pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan, dan sektor-sektor lainnya.
Bupati juga memaparkan saat ini fokus memberantas narkoba dan berbagai usaha dan tempat maksiat. Sudah 973 tempat usaha maksiat yang ditutup di wilayah Tapteng. Minimal Rp. 973 juta uang masyarakat per hari diselamatkan dari usaha-usaha maksiat itu jika setiap tempat maksiat menyedot Rp. 1 juta uang masyarakat per hari.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Darwin Sitompul mengkampanyekan pemberantasan narkoba di wilayah Tapteng.
"Bapak Ibu, Saudara sekalian, kami ingatkan lagi kepada kita semua bahwa mulai 1 Januari 2020, akan berlaku peraturan desa/kelurahan atas sanksi sosial yang diberikan kepada warga Tapanuli Tengah yang terlibat Narkoba. Jika ada yang memakai Narkoba dan tertangkap, serta diproses hukum akan diusir selama 15 tahun tidak dapat kembali ke Kabupaten Tapanuli Tengah. Untuk Bandar dan/atau Pengedar Narkoba tertangkap dan diproses hukum maka tidak dapat lagi kembali selamanya ke Kabupaten Tapanuli Tengah," jelasnya.

"Hal ini kita lakukan untuk dapat melindungi generasi bangsa ini dari bahaya narkoba. Kita semua ketahui, narkoba merupakan musuh negara. Narkoba benar-benar dapat merusak generasi bangsa,” ujar Bupati.
“Selamat Natal dan Tahun Baru 2020. Semoga tali asih ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya. Semoga kita semua dikasihi dan dilindungi Tuhan,” ucap Bupati mengakhiri sambutannya.
Turut hadir pada kegiatan ini Kepala Dinas (Kadis) Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Satu Pintu (PMPPTSP) Tapteng, Drs. Erwin Marpaung yang juga selaku Ketua Lembaga Sosial Peduli Kasih Tapteng, Plt. Camat Sarudik Harriys P. T. Sihombing, S.Sos, Kapolsek Pandan, Danramil Pandan, Lurah dan Kepala Desa se Kecamatan Sarudik, mewakili PPN Sibolga, Ahmad Kiedy Pasaribu, masyarakat, serta undangan lainnya. Juga di Kecamatan Tukka dihadiri oleh Camat Tukka Julkhaidir Pardede, SE, Lurah dan Kepala Desa se Kecamatan Tukka. (rel/s1)













.jpg)








