2.335 Mahasiswa Asal Taput Yang Tidak Pulang Kampung Terima BLT
19 Mei 2020 - 00:35:17 WIB | Dibaca: 3151x
Taput (SIOGE) - Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, MSi didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Parsaoran Hutagalung dan Kadis Pendidikan Bontor Hutasoit menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada sebanyak 2.335 mahasiswa/mahasiswi asal Tapanuli Utara yang kurang mampu dan tidak mudik/pulang kampung di Balai Data Kantor Bupati, Tarutung, Senin (18/5/2020).
Penyerahan BLT sebesar Rp200.000 tersebut diserahkan langsung secara simbolis oleh Bupati kepada 3 orang tua perwakilan setiap kecamatan.
Nikson mengatakan, bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban para orangtua karena anak yang sedang kuliah diluar Kabupaten tidak pulang kampung akibat pandemi Virus Corona (Covid-19).
"Sesuai anjuran Pemerintah agar perantau tidak pulang kampung termasuk anak kuliah yang di luar Kabupaten Tapanuli Utara, untuk itulah kita berikan bantuan ini agar dapat sedikit meringankan beban para orang tua. Kita telah tetapkan beberapa ketentuan sebagai bagian dari penghematan agar mampu mengantisipasi tanggap darurat yang berkepanjangan.Kita juga minta para orang tua maupun mahasiswa segera melengkapi rekening Bank agar bantuan dapat segera disalurkan," ucap Bupati.
Bupati berpesan agar pada masa sekarang ini semua bisa menjaga ketenteraman dan kekondusifan. "Kejadian wabah saat ini sudah di luar akal sehat kita, untuk itu kita harus tetap disiplin, tetap pakai masker, masker dipakai dengan baik bukan digantung dan tidak perlu bandel karena kita harus perduli dengan nyawa kita sendiri dan keluarga," pesan Bupati.
Bupati juga menjelaskan fokus bantuan sembako yang diberikan kepada para warga yang paling terdampak perekonomiannya akibat wabah ini, seperti para sopir, pekerja lepas untuk pesta, pekerja salon dan beberapa profesi lainnya.
"Kita telah lakukan refocusing dan relokasi anggaran kegiatan fisik untuk biaya penanganan covid-19 termasuk untuk mendanai keperluan BLT saat ini. Mari saling informasikan apabila ada masyarakat yang tidak terdata sebagai penerima bantuan tanpa perlu ribut-ribut, langsung sampaikan kepada yang berkompeten," akhir arahan Bupati dan dilanjutkan membagikan masker.
Dalam laporan Kepala Dinas Pendidikan menyebutkan bahwa bantuan ini akan ditransfer ke masing-masing rekening dan mohon bersabar apabila bantuan ini tidak dapat langsung diterima hari ini.
"Transfer dengan sebanyak ini akan membutuhkan waktu lebih banyak, jadi mohon Bapak-Ibu bersabar. Para penerima BLT ini agar secepatnya melengkapi syarat agar langsung disalurkan," ucap Bontor Hutasoit.
Frandus Tampubolon asal Sipahutar dan Sri Marianty Lumbantobing asal Desa Parbubu Kecamatan Tarutung , sebagai perwakilan orangtua mahasiswa penerima bantuan mengatakan rasa terimakasih atas BLT ini.
"Saya sangat terharu atas kondisi anak saya mahasiswa Unimed dan Polmed yang tidak pulang dari perantauan. Terima kasih atas perhatian pak Bupati dengan memberikan bantuan kepada 2.335 mahasiswa, ini suatu hal yang patut kami banggakan," ucapnya. (humas/s1)






















