Di PHK Alasan Covid-19, Puluhan Buruh PT. KGL Bandar Khalipah Unjuk Rasa
23 Juni 2020 - 18:40:08 WIB | Dibaca: 5109x
Deliserdang (SIOGE) - Puluhan buruh PT Karunia Global Lestari gelar aksi unjukrasa di depan pintu gerbang pabrik perusahaan yang berada di Jalan M Yakub Lubis, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Seituan, Selasa (23/06/2020).
Donny Ardian selaku korlap dalam aksi unjuk rasa tersebut mengatakan, perusahaan harus memenuhi peraturan tenaga kerja jangan sesuka hatinya merumahkan buruh tanpa kepastian yang jelas hanya karena alasan masa pandemi Covid-19, sementara masa pandemi belum usai perusahaan sudah memasukkan karyawan yang baru.
"Kedatangan kami kemari meminta kepastian kepada manajemen perusahaan tentang status kami yang selama ini dirumahkan karena covid-19 sementara kami lihat sudah ada karyawan baru yang bekerja disini", ucap Donny dalam orasinya.
Donny juga menyebutkan bahwa perusahaan menyodorkan surat pengunduran diri sepihak yang menurutnya sebagai akal-akalan agar perusahaan tidak mengeluarkan pesangon bagi para buruh.
“Kami disodorkan surat pengunduran diri tanpa kepastian, kami minta pengusaha mematuhi peraturan pemerintah, pengusaha sudah semena-mena terhadap kami,” tegasnya.
Sekarang ini ada 70 buruh yang dirumahkan tersebut bekerja di PT Kurnia Global Lestari melalui perusahaan out sourcing PT Dipta Athiyasa Indonesia yang dianggap sudah di PHK sepihak oleh perusahaan tersebut.
Menurut informasi saat ini pengusaha sudah memakai jasa outsourcing yang baru untuk bekerja di PT. KGL perusahaan yang bergerak dibidang daur ulang kertas karton tersebut.
Mengacu pada Pasal 151 ayat (1) UU Ketenagakerjaan, terdapat ketentuan bahwa: "Pengusaha, pekerja/buruh, serikat pekerja/serikat buruh, dan pemerintah, dengan segala upaya harus mengusahakan agar jangan terjadi pemutusan hubungan kerja", dalam hal ini wartawan sioge.com coba untuk konfirmasi pengusaha yang berada di sela-sela pengunjuk rasa namun pihak perusahaan PT. KGL enggan memberikan komentar. "Nanti saja ya....nanti saja", ucapnya sambil meninggalkan awak media. (Feri)













.jpg)








