Proyek Perbaikan Jalan Kebun Unit Balimbingan Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi
24 Juni 2020 - 13:51:29 WIB | Dibaca: 3548x
Simalungun (SIOGE) - Pembenahan disetiap unit kebun PTPN IV tampaknya terus dilakukan dengan maksud agar dapat mencapai target laba di tahun 2020, salahsatu pembenahan yang dilakukan seperti disektor jalan, baik jalan produksi maupun jalan utama. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir terganggunya pengangkutan tandan buah segar (TBS) restan (tidak diangkut) yang diakibatkan dari jalan yang rusak.
Tetapi pembenahan yang dilakukan haruslah dengan pengawasan yang ekstra untuk menghindari terjadinya penyimpangan dan menghasilkan pembenahan yang memuaskan bagi semua pihak.
Namun pembenahan yang dilakukan terhadap jalan kebun unit Balimbingan sepertinya tidak akan mencapai progres yang dilakukan oleh PTPN IV Medan, diduga Akibat kurangnya pengawasan terhadap rekanan yang melakukan pekerjaan, seperti proyek pengerasan jalan menggunakan batu koral di AFD III PTPN IV kebun Balimbingan, kabupaten Simalungun diduga kuat proyek perbaikan jalan tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi teknis pekerjaan yang tertuang dalam RKS.
Salah seorang sumber yang tidak bersedia ditulis namanya, ketika ditemui Tim media beberapa hari yang lalu, disekitar lokasi proyek menduga bahwa pihak rekanan melakukan manipulasi volume pekerjaan yang menyebabkan pihak PTPN IV jelas sangat dirugikan oleh rekanan tersebut.
"Kita lihat aja hamparan batu koral itu diduga sudah dicampur dengan tanah dan juga ketebalannya sekitar 8-10 cm. Sementara Spesifikasi teknis pekerjaan ini sudah tertuang dalam RKS, dan bahkan rekanan yang ingin mengambil pekerjaan ini juga mengikuti anwizing yang dilakukan oleh PTPN IV," ungkapnya.
"Untuk itu kita berharap kepada pihak managemen PTPN IV agar lebih ketat melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap rekanan pelaksana pekerjaan proyek perbaikan jalan ini,dan juga untuk meminimalisir kerugian perusahaan,dan juga kerugian Negara.sebab jika ini di biarkan,kita khawatir jalan ini tidak akan bertahan lama," tegasnya.
Hingga berita ini dikirimkan ke redaksi, pihak terkait baik pihak rekanan maupun menagemen PTPN IV unit kebun Balimbingan belum berhasil dikonfirmasi.(tim/AHG)













.jpg)








