Bupati Humbahas Pimpin FGD Pengembangan Food Estate Via Aplikasi, Ini Road Mapnya dari 2020 - 2023!
06 Agustus 2020 - 22:45:30 WIB | Dibaca: 3258x
Humbahas (SIOGE) - Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, SE Pimpin Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Food Estate di Kabupaten Humbang Hasundutan dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat melalui aplikasi zoom meeting diruang kerjanya, Kamis (6/8). Dihadiri Sekretaris Daerah Drs. Tonny Sihombing, MIP bertindak sebagai Moderator dan Host Dinas Komunikasi dan Informatika.
Dalam paparannya Bupati menyampaikan bahwa Food Estate merupakan konsep pengembangan pangan yang dilakukan secara terintegrasi yang dikembangkan oleh Pemerintah sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional dalam jangka panjang. Dan akibat Pandemi Covid-19, arus perdagangan bahan pangan yang masih sangat tergantung pada impor mengalami gangguan, sehingga Pemerintah merumuskan kebijakan untuk mewujudkan lumbung pangan melalui Food Estate.
Melalui FGD ini Wakil Bupati Humbang Hasundutan Saut Parlindungan Simamora menyatakan sangat senang dengan ditunjuknya Humbang Hasundutan sebagai tempat pengembangan Food Estate di akhir masa periode Bupati dan Wakil Bupati Dosmar-Saut.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa Presiden Jokowi mengundang Bupati Humbang Hasundutan ke Istana untuk membahas pembangunan Food Estate pada tanggal 20 Juni 2020. Kabupaten Humbang Hasundutan dicanangkan sebagai salah satu lokasi penerapan Food Estate, dengan basis tanaman hortikultura, seperti kentang, bawang merah dan bawang putih.
Hal ini semakin dikuatkan dengan kunjungan Menteri Pertanian RI , Syahrul Yasin Limpo ke Kabupaten Humbang Hasundutan. Pada kunjungan tersebut, Menteri Pertanian memantau langsung kondisi alam Kabupaten Humbang Hasundutan yang sangat sesuai untuk pertanaman Hortikultura dan penerapan Food Estate.
Road Map Pengembangan Food Estate di Kabupaten Humbang Hasundutan, Tahun 2020 Luas Area 1000 ha, dengan prioritas tanaman kentang 500 ha, bawang merah 200 ha dan bawang putih 300 ha, tahun 2021 luas area 4000 ha, dengan tanaman bawang merah 2000 ha, bawang putih 1000 ha dan kentang 1000 ha, untuk tahun 2022 luas area 10.000 ha dengan tanaman bawang merah 5000 ha, bawang putih 2500 ha dan kentang 2500 ha dan tahun 2023 yang merupakan ekspansi dari pengembangan food estate luas area mencapai 30.000 ha dengan tanaman bawang merah 15.000 ha, bawang putih 10.000 ha dan kentang 5000 ha.
Implementasi Food Estate di Kabupaten Humbang Hasundutan merupakan peluang besar bagi masyarakat Kabupaten Humbang Hasundutan untuk meningkatkan kesejahteraan, khususnya di sektor pertanian. Food Estate dalam skala nasional mewujudkan ketahanan pangan sehingga mewujudkan swasembada pangan pada seluruh komoditas.
Dosmar juga mengharapkan dukungan semua lapisan masyarakat dalam mensukseskan program ini, “Dibutuhkan dukungan dan kerjasama semua pihak agar program Food Estate ini dapat berjalan sukses,” himbaunya.
Sebelumnya Pemkab Humbang Hasundutan melalui dinas Komunikasi dan Informatika mengundang masyarakat untuk ikut serta dalam FGD ini dengan mendaftar terlebih dahulu, di link yang sudah ditentukan.
Hadir dalam FGD ini, Anggota DPR RI Komisi V drh. Jhoni Allen Marbun, M.M, Anggota DPR RI Komisi VI Ir. Lamhot Sinaga, Direktur Fasilitasi Kelembagaan dan Kepegawaian Perangkat Daerah (Kemendagri), Drs. Makmur Marbun, M.Si, Anggota DPRD Sumut Irwan Simamora, SH, Pantur Banjarnahor,Ketua DPRD Kabupaten Humbang Hasundutan, Ramses Lumbangaol, SH di ruang kerjanya, Forkopimda diruang kerjanya, Sekretaris Daerah, Drs. Tonny Sihombing, MIP diruang kerjanya, Staf Ahli, Asisten, Pimpinan OPD, Camat, Kepala Desa, Tokoh Politik, Tokoh agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Kelompok Tani, Anak Perantau, Mahasiswa dan lainnya. FGD melalui Vicon ini diikuti sekitar 150 orang peserta. (Diskominfo)






















