Keberatan Lahannya Dibangun SMAN2 Percut Sei Tuan, Ringoringo Akan Lapor Polisi
12 Oktober 2020 - 17:24:44 WIB | Dibaca: 4719x
Deliserdang (SIOGE) - A.Ringoringo (45) warga Perumnas Mandala, Deli Serdang, Sumatera Utara, merasa keberatan karena lahan milik istrinya dengan luas 140 m2 dibangun laboraturium oleh pihak Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Percut Sei Tuan dari Dana Alokasi Khusus (DAK).
A.Ringoringo mengatakan, dirinya sudah beberapa kali menanyakan kepada pihak Sekolah SMAN 2 Percut Sei Tuan yang bernama Marsito, kenapa lahan miliknya yang berada di Jalan Pasar 12 Desa Bandar Klippa tersebut dibangun oleh pihak sekolah.

Kepada sioge.com, Senin (12/10/2020) ia menjelaskan, dirinya membeli lahan tersebut dengan Surat Keterangan (SK) Desa Bandar Klippa 2016 yang ditandatangani oleh Kepala Desa waktu itu Mahluddin Nasution. “Saya keberatan, kenapa tanah saya dibangun oleh pihak SMAN2 Percut Sei Tuan, saya akan laporkan hal ini ke pihak kepolisian,” tegas Ringo seraya sambil memasang plank dilahan miliknya yang sedang di bangun pihak sekolah.
Sementara Marsito, saat dikonfirmasi awak media terkait lahan yang saat ini sedang dibangun gedung laboratorium sekolah mengatakan, bahwa pihaknya tidak akan mencabut plank yang dipasang A.Ringoringo.
“Biar saja dipasang plank oleh A.Ringoringo, itu sebagai bukti nanti di polisi," kata Marsito saat hendak meninggalkan gedung sekolah.

Pantauan wartawan, selain bangunan labaraturium yang dikerjakan dengan swakelola dengan dana Rp 370.016.000, sekolah tersebut juga mendapat DAK untuk bangunan kelas baru tiga lokal sebesar Rp 702 030.000 serta dua kamar mandi dan jamban sebesar RP 367.392.000.
Menurut Marsito, pihaknya saat ini mendirikan bangunan gedung laboraturium yang bersumber dari dana DAK di lahan yang diklaim milik A.Ringoringo tersebut bersadarkan SK Desa yang juga ditandatangani Kepala Desa Bandar Klippa Mahluddin Nasution tahun 2015. (Feri)













.jpg)








